Digital Holics Indonesia

Perkembangan Dunia Digital Tanah Air

Instagram News Social Media

Instagram Terapkan Kebijakan Konten “PG-13” untuk Remaja: Langkah Perlindungan Digital Terbaru 2025

Meta, perusahaan induk Instagram, baru-baru ini mengumumkan perubahan kebijakan konten yang signifikan, secara efektif menerapkan standar konten setara “PG-13” untuk semua pengguna di bawah usia 18 tahun. Langkah proaktif ini merupakan respons tegas terhadap kritik global mengenai keamanan digital dan kesehatan mental remaja di platform media sosial.

Kebijakan baru ini memastikan bahwa pengalaman remaja di Instagram secara default akan jauh lebih terlindungi dari konten yang dianggap tidak pantas atau berisiko.

Apa Itu Standar Konten “PG-13” di Instagram?

Rating “PG-13” (Parental Guidance – 13) merujuk pada standar yang sering digunakan di industri film, yang berarti konten tersebut mungkin tidak cocok untuk anak di bawah usia 13 tahun, tetapi dengan bimbingan orang tua.

Di Instagram, sistem ini diimplementasikan untuk membatasi paparan remaja terhadap:

  1. Kekerasan dan Tindakan Berisiko: Konten yang menampilkan kekerasan ekstrem, tindakan melukai diri sendiri, atau perilaku berbahaya.
  2. Konten Seksual dan Sugestif: Unggahan yang menampilkan ketelanjangan, pose sugestif, atau gambar seksual eksplisit.
  3. Obat-obatan dan Alkohol: Konten yang mempromosikan atau secara terbuka menampilkan penggunaan narkoba atau alkohol secara berlebihan.
  4. Bahasa Kasar: Unggahan atau komentar yang mengandung umpatan dan bahasa yang sangat kasar akan disaring dan tidak direkomendasikan.

Mekanisme Perlindungan yang Lebih Ketat

Pembaruan kebijakan ini tidak hanya membatasi konten di feed atau Reels, tetapi juga merombak cara kerja platform di seluruh aspek:

  • Penyembunyian Akun Kontroversial: Akun yang secara rutin memposting konten melampaui batas PG-13 akan disembunyikan dari tampilan remaja, bahkan dari rekomendasi pencarian, Explore, dan suggested accounts. Remaja juga tidak dapat mengikuti akun-akun yang teridentifikasi berfokus pada tema dewasa.
  • Perlindungan dalam DM dan Pencarian: Hasil pencarian dengan kata kunci yang berbau dewasa atau istilah sensitif akan dibatasi. Selain itu, fitur AI yang terintegrasi dalam DM juga diprogram untuk tidak menanggapi atau menampilkan hal-hal yang melampaui batas rating PG-13.
  • Akun Remaja Default Privat: Semua akun remaja yang baru dibuat akan otomatis berada dalam mode privat. Remaja yang ingin mengubah pengaturan keamanan akun (misalnya, menjadi public atau melonggarkan filter konten) harus mendapatkan izin persetujuan dari orang tua melalui fitur Family Center.

Peran Sentral Fitur Akun Remaja

Kebijakan PG-13 ini memperkuat fitur “Akun Remaja Instagram” (Teen Accounts) yang sudah digulirkan sebelumnya. Fitur ini memungkinkan orang tua untuk:

  • Menetapkan Batas Waktu Harian (Screen Time).
  • Memantau Kontak: Melihat siapa saja yang berinteraksi dengan anak remaja mereka.
  • Menyetujui Perubahan Privasi: Remaja di bawah 16 tahun tidak dapat melonggarkan pengaturan keamanan tanpa persetujuan orang tua.

Dampak dan Masa Depan Kebijakan

Langkah tegas Meta ini dinilai sebagai upaya besar untuk memulihkan citra perusahaan di tengah pengawasan ketat regulator global. Survei menunjukkan sebagian besar orang tua menyambut positif kebijakan ini karena memberikan lapisan perlindungan yang lebih jelas dan mudah dipahami.

Meskipun saat ini peluncuran awal telah berlaku di AS, Inggris, Australia, dan Kanada, Instagram berencana memperluas kebijakan PG-13 ini ke seluruh dunia dalam beberapa bulan mendatang, memastikan lingkungan digital yang lebih sehat bagi jutaan pengguna muda di seluruh dunia.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *